Becak Dayung


Betor atau Becak Motor merupakan kendaraan yang banyak dipilih masyarakat kota Medan dibandingkan dengan jenis kendaraan lain. Bahkan selama saya berada di kota ini, saya belum pernah melihat ada ojek, yang ada hanya Betor. Keunggulan betor ini salah satunya bisa mengangkut 2 sampai dengan 3 orang penumpang dengan tujuan kemana saja. Selain itu, betor ini tergolong cepat karena bisa nyelip-nyelip diantara kemacetan dan bisa melalui gang-gang sempit yang tidak bisa dilalui taxi atau angkot.

Bukan hanya Becak Motor yang bisa Anda jumpai di kota Medan. Ada jenis becak lain yaitu Becak Dayung, becak yang ditarik oleh sepeda dan dikayuh/didayung oleh manusia. Namun desain becak ini juga sama dengan becak motor yang berada di samping becak. Desain ini konon mengambil dari desain motor militer tentara Jerman. Kalau menurut pengalaman saya, menaiki becak dayung lebih menyenangkan karena lebih santai dan tidak berisik.

Advertisements

Jalan-jalan ke Pulau Penyengat


Pulau Penyengat berukuran kurang lebih 2.500 meter x 750 meter, terletak sekitar 6 KM di sebelah barat kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Pulau ini merupakan salah satu objek wisata di Kepulauan Riau. Di dalamnya terdapat peninggalan-peninggalan kerajaan Riau.

Konon katanya, pulau ini sudah terkenal di kalangan pelaut sejak berabad-abad lalu yang merupakan tempat persinggahan dan tempat untuk mengambil air bersih. Menurut legenda, suatu ketika ada sekelompok pelaut sedang mengambil air bersih kemudian diserang/disengat oleh semacam lebah. Sejak saat itulah pulau ini dinamakan pulau Penyengat.

Untuk berkeliling pulau, Anda bisa menaiki becak motor yang bentuknya agak unik karena sudah dihias dan bercorak warna kuning seperti kebanyakan bangunan di pulau ini. Para sopir becak ini juga bisa menjadi guide para wisatawan. Anda bisa diantar ke makam raja-raja dan pahlawan, Istana kantor, Balai Adat, Masjid Raya Sultan Riau yang terbuat dari putih telur, serta bisa juga mengantarkan ke Bukit Kursi yang di atasnya terdapat benteng pertahanan Bintan. Di atas bukit ini masih tersisa meriam-meriam peninggalan jaman dahulu yang masih kokoh sampai sekarang.

Dari atas bukit, Anda bisa menikmati keindahan alam Pulau Penyengat yang berupa pantai dan perbukitan serta lautan yang membentang.